Home / Hot news / LAUNCHING BRIMO BRI: KAUM MILENNIALS JADI TARGETNYA

LAUNCHING BRIMO BRI: KAUM MILENNIALS JADI TARGETNYA

www.lygiapecanduhujan.com – Rabu, 27 Februari 2019 kemarin, saya dan beberapa sahabat blogger lainnya berkesempatan menghadiri event Launching Aplikasi BRIMo, milik Bank BRI di Jakarta. Jujur, undangan itu disampaikan sehari sebelumnya, dan nyaris membuat saya membatalkan niat untuk datang memenuhi undangan tersebut. Karena biasanya, jika saya akan menghadiri sebuah acara di Jakarta atau kota-kota lain selain Bandung, minimal saya harus prepare beberapa hari sebelumnya. Mulai dari menyesuaikan jadwal, menentukan transportasi keberangkatan dan kepulangan, sampai menyiapkan segala sesuatu untuk 3 anak dan 2 pasien -a.k.a kedua orangtua saya yang sedang sakit- selama saya tinggal.

Namun karena saya tertarik dengan event ini, meski dadakan, saya nekad iyakan saja. Walau kemudian saya sadari bahwa sudah terlambat bagi saya untuk memesan tiket Kereta Api dan saya pun baru bisa berangkat keesokan harinya pukul 08.00 dari rumah, sementara sesuai instruksi, saya harus hadir di Gedung BRI 1, Jalan Sudirman pukul 13.00 WIB. Gileee, kan di ruas tol Cikarang sampai Bekasi masih ada pembangunan tuh, dan biasanya muacet parah.

Ternyata, betul saja dugaan saya, bus yang mengantar saya ke Jakarta baru berangkat pukul 09.00 dan, sempat macet di ruas tol tersebut. Panik, saya sibuk berkomunikasi dengan pihak panitia yang sama cemasnya menantikan apakah saya berhasil muncul tepat waktu atau tidak.

Alhamdulillah, saya berhasil menjejakkan kaki di daerah Gedung BNN, Jakarta pukul 12 tepat tengah hari. Apakah masalah selesai sampai di situ? Ternyata tidak! Saat saya mencoba memesan ojeg online, saya sempat di-PHP beberapa driver hingga akhirnya saya harus melakukan order-cancel, order-cancel beberapa kali hingga nyaris menyerah, kalau saja saya tidak ingat bahwa saya harus berjuang sampai titik keringat penghabisan! Sssst, Jakarta saat itu memang luar biasa panas bagi saya yang sudah sangat terbiasa tinggal di daerah pegunungan seperti sekarang, jadi keringat memang bercucuran hingga membuat makeup saya meluntur seketika.

Akhirnya, 15 menit menuju pukul 13.00 saya barulah mendapat seorang babang OJOL yang baik hati, dan bersedia menjadi teman ngobrol sepanjang jalan. Alhamdulillah, meski terlambat sekitar 15 menit, saya berhasil juga tiba di lokasi, dan acara memang belum dimulai. Sumpah, baru kali ini saya berharap acara ngaret, padahal biasanya tiap kali ada acara, saya selalu berharap acaranya tepat waktu. LOL 😊
Sempat celingukan di Lobby Gedung BRI 1, akhirnya saya berhasil bertemu muka dengan sosok cantik yang mengundang saya via aplikasi Whatsapp hari sebelumnya. Si cantik dan imut ini ternyata bukan hanya ramah di chat, melainkan di dunia nyata juga. Beliau mengajak saya masuk ke ruang Innovation Center Bank BRI yang saat itu sudah mulai dipenuhi oleh awak media. Saya grogi, karena dari sekian banyak orang, belum saya temukan sosok yang saya kenal satu pun, tapi dasar tingkat kepedean Neng Hujan ini sudah melampaui realitas, saya cuek saja mengikuti langkah-langkah sesembak cantik dan imut itu.

Sampai di dalam ruangan yang nyaman dan memang -sesuai Namanya- innovatif tersebut, saya duduk sekadar mengademkan diri dari cuaca terik di luar sana, sambil menyimak dengan baik penjelasan pihak panitia tentang acara hari itu. Mata saya menjelajah ke seluruh ruangan. Banyak orang sibuk mondar-mandir, ada yang membawa kamera, tripod, hingga ada yang membawa baki-baki berisi kue-kue dan menatanya di meja pojok. Ooh, rupanya itu camilan yang disediakan, beklaaah, mendadak perut saya berbunyi keras. Maklum, sejak bangun sampai tiba di lokasi, saya belum makan apapun. Tapi demi menjaga image, saya berusaha menahan diri dari godaan menjawil camilan-camilan menggoda itu dan memaksa diri untuk bertahan di tempat duduk saya.

Di sisi kanan dari pintu masuk, ada sederetan perempuan cantik dan modis yang sibuk di depan layar komputer. Belakangan saya tahu, rupanya Bank BRI membuka “Kantor Cabang” dadakan di sana bagi tamu undangan yang ingin membuka rekening BRI baru. Wah, kesempatan emas. Sudah lama memang saya ingin sekali memiliki rekening di Bank BRI. Tanpa pikir Panjang, saya colek-colek sesembak berseragam yang kebetulan melintas di samping saya.

“Mbak, di sini bisa buka rekening BRI ya?” tanya saya.

“Oh, iya, Mbak. Sangat bisa. Mbak sudah instal aplikasi BRIMo belum?” Jawab Mbaknya sambil tersenyum semanis 5 kilo gula pasir dalam satu gelas teh.

 

“Errr, BRImo itu aplikasi apaan ya, Mbak?” Saya balik bertanya untuk memastikan, daripada saya salah mengira, karena di telinga saya terdengar Mbaknya seperti menyebut BRIMOB begitu. BRIMOB kan satuan khusus di Kepolisian RI ya? Ngapain bikin aplikasi?

Untung sesembaknya sabar banget menghadapi blogger cupu seperti saya. Syukurlah ..

“BRImo itu aplikasi terbaru dari Bank BRI, Mbak. Itu lho, yang sebentar lagi mau dilaunching, yang acaranya mbak datangin sekarang ini. Coba install dulu deh, Mbak,”

Saya pun menurut saja. Yah, apalah yang bisa saya perbuat selain menuruti kemauan mbak cantik yang senyumnya mampu membuat hati saya adem bagaikan disiram semangkuk es teler itu.

Selesai mendownload Aplikasi BRImo BRI, saya mulai signup, mengikuti setiap tahapannya. Ih, saya takjub sendiri lho. Seumur-umur saya punya rekening di beberapa bank lain, belum pernah saya lihat ada aplikasi android dari bank tersebut yang memfasilitasi calon nasabahnya untuk membuka rekening BRI lewat gadget langsung, tanpa perlu datang ke kantor cabang terdekat.

 


Nah, di atas itu saya capture tahapan yang harus saya lalui setelah meninstal aplikasi BRImo di Gadget. Saya memilih “Buka Rekening”, masukkan foto KTP, Foto Diri, Foto NPWP, mengisi biodata yang diminta, kemudian setelah prosesnya beres, saya mendapatkan KODE TOKEN.

Rupanya kode token ini yang nantinya harus saya bawa ke cabang BRI terdekat dari lokasi saya, untuk kemudian diserahkan kepada petugas, dan langsung diproses, hanya perlu mengisi sedikit formulir bioadata saja yaitu mengisi nama gadis ibu kandung, alamat lengkap, nomer telepon, plus tanda tangan. Begitu formulir sudah saya isi, oleh petugas diproses dan langsung ada SMS masuk ke nomer yang saya daftarkan di Aplikasi BRImo yang berisi pemberitahuan bahwa saya sudah memiliki rekening baru di BRI dengan nomer rekening sekian. Seketika itu pula saya bisa mengecek langsung di aplikasi apakah saldo yang saya masukkan sudah terisi di rekening atau belum.

Whuaaaaa, gampang banget yak!

Dengan menginstal aplikasi BRImo BRI, proses pembukaan rekening baru di Bank BRI jadi jauh lebih menghemat waktu. Tidak seperti dulu, kita harus datang pagi-pagi supaya tidak mengantri terlalu lama, sampai di depan petugas, kita harus mengisi formulir super lengkap, kemudian menyerahkan foto kopi KTP, memfoto diri, dst, dst. Sekarang, nyaris lebih dari separuh prosesnya bisa kita lakukan sendiri di manapun, kapanpun, dan baru eksekusi akhirnya di kantor cabang terdekat dari lokasi kita.

Hari itu pun, saya akhirnya berhasil memiliki rekening BRI yang selama ini saya idam-idamkan dan mimpikan siang malam, tanpa repot harus datang ke kantor cabang. Uhukkk. Tak hanya itu, jangan iri ya, bagi semua tamu undangan yang hari itu hadir, mendapatkan bonus berupa saldo di rekening BRI baru tersebut sejumlah ….Jreng jreng jreng… 300ribu rupiah! Mata saya nyaris melotot, hah, semudah itu? Saya yang saat sampai di Jakarta hanya punya beberapa puluh ribu rupiah di saldo ATM, mendadak jadi horang kaya, punya 300 ribu rupiah di rekening baru!


Kalau saja saat itu tidak ada orang mungkin saya sudah jingkrak-jingkrak saking hepinya. Untung, saya berhasil kembali menjaga image sebagai seorang blogger yang anggun, berwibawa dan kalem. #PasangKacamataHitam.

Tak lama setelah saya mengurus pembukaan rekening baru, saya dan tamu lain diminta untuk duduk di ruang utama di bagian dalam karena launching akan segera dimulai. Segera saya melangkah, Bersama JangIpan, Blogger Garut yang mendadak mencolek-colek saya tadi. Walaupun sebenarnya saya sempat mau marah, memangnya saya sabun colek?

 


Sampai di tempat launching, sudah hadir beberapa petinggi dari Bank BRI di deretan bangku paling depan. Saya memilih duduk di deretan kedua saja, karena kalau saya duduk di deret depan juga, bisa-bisa saya dikira petinggi BRI juga nanti, padahal kan…

Seorang MC cantik akhirnya membuka acara. Wadduuh, dari tadi saya bertemu dengan makhluk-makhluk cantik terus, bikin saya mendadak jadi minder. Tanpa membuang waktu, Sang MC mempersilakan Direktur Konsumer BRI, Ibu Handayani untuk langsung meresmikan peluncuran Aplikasi BRImo.

 


Setelah resmi meluncurkan Aplikasi BRImo tersebut, Ibu Handayani dan team duduk menghadap kami para awak media dan satu orang blogger cantik, anggun, menggemaskan nan kalem ini untuk melakukan sesi konferensi pers yang berisi dua agenda, yaitu pemaparan dan tanya jawab.
Menurut Ibu Handayani, belakangan ini, transaksi non tunai atau istilah kerennya cashless semakin gencar dilakukan untuk mendukung program pemerintah. Hingga akhirnya tercipta tiga jenis transaksi perbankan atau banking yaitu, mobile banking, internet banking dan uang elektronik atau TBank.

 

Awalnya, BRI mengakomodir semua transaksi tersebut untuk diakses melalui aplikasi berbeda. Namun dengan diluncurkannya aplikasi BRImo ini sebagai aplikasi digital banking versi terbaru dari BRI Mobile, ketiga jenis transaksi tersebut sudah digabung dan bisa diakses hanya dengan 1 aplikasi saja,
Selain baru, aplikasi BRImo ini juga menawarkan beragam kemudahan dengan fitur-fitur canggih di dalamnya. Catat ya, seluruh fitur tercanggih, hanya dalam satu aplikasi saja.

 


Saat Ibu Handayani menjelaskan dengan gamblang seluruh fitur yang ada dalam BRImo, saya sibuk mencatat di dalam hati dengan khusyuk. Finger Print, ini sangat membantu saya yang sering lupa PIN atau Password. Dengan adanya fitur Finger Print ini, saya tidak perlu repot lagi mengingat-ingat kode password atau PIN yang saya lupakan seperti mantan. #EhGimana?

Kemudian, dalam BRImo ini, seperti yang sudah saya ceritakan di atas, saya juga bisa membuka rekening Tabungan BRI BritAma baru kapan saja, di mana saja sambil melakukan banyak hal lain seperti menunggu cucian lagi dibilas di mesin cuci, atau sambil menunggu janji pasangan yang tak pasti. Pokoknya, saya bisa pencet-pencet HP, foto selfie, klik klik, dan dapat deh nomer token yang bisa saya bawa ke kantor cabang Bank BRI terdekat.

Saya juga bisa mengecek saldo, membeli saldo Gopay, pulsa/token listrik, beli pulsa, transfer ke rekening semua bank, hingga fitur PROMOSI di mana di dalamnya semua promosi terbaru yang ada di BRI selalu terupdate.

Bersamaan dengan peluncuran aplikasi ini pula, Bank BRI juga meluncurkan program undian “BRImo Super Seru” periode I (27 Februari sampai dengan 31 Agustus 2019) yang berlaku bagi semua nasabah BRI yang menginstal aplikasi BRImo, membuka rekening, dan melakukan transaksi finansial lewat aplikasi tersebut.

Nasabah yang sudah download dan membuka rekening dengan jumlah rata-rata saldo 2,5 juta dan dalam 6 bulan terakhir bertransaksi sampai 120 kali, akan mendapatkan nomor undian. Dan, “Nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa 3 mobil Mitsubishi Xpander dan 20 motor Yamaha Lexi,” kata Ibu Handayani.

 


Pada sesi tanya jawab, saya ikut mengacungkan telunjuk dan bertanya tentang visi misinya. Dan pertanyaan saya itu langsung diganjar dengan kartu BRIZZI berisi saldo 500 ribu rupiah. Ya ampuuuun, BRI baik banget sih! Saya berasa mendadak jadi jutawan begitu acara selesai. Aplikasi telah dapat dinikmati di playstore bagi pengguna Android dengan kata kunci “BRImo BRI, Tercatat, kini terdapat 13 juta pengguna BRI Mobile dengan jumlah transaksi mencapai 575 juta di sepanjang tahun 2018.

Selamat yaaaa, BRI!

Anyway, saat acara selesai, saya memutuskan untuk langsung kembali ke Bandung. Dari Gedung BRI 1 saya berusaha mengorder OJOL. Ada cerita lucu bin mengharukan saat itu. Tarif OJOL Mobil dari lokasi menuju Pool Bus Primajasa yang tadinya saat saya cek sebelum jam bubaran kantor hanya 40ribu rupiah saja, ketika saya order di jam bubar kantor tarifnya melangit menjadi 135 ribu! Ampoooon, di Bandung naiknya tidak pernah sedrastis itu.

Berjam-jam saya menunggu di pintu masuk Gedung karena kejadian seperti siangnya terulang kembali. Berulang kali saya mengalami penolakan bertubi-tubi dari OJOL Motor yang saat itu naik tarifnya tidak terlalu drastis. Duh, Babang Driver, tidakkah kau tahu saya sudah seringkali ditolak cinta, masa harus ditolak OJOL pula? #Curcol.

Akhirnya, sambil menunggu saya sempatkan untuk membuka aplikasi BRIMo dan mencoba membeli Saldo Gopay lewat aplikasi. Berhasil, berhasil, berhasil, Oyeee! #JogedJogedAlaDora. Saya pun bisa mengorder OJOL Mobil karena berkat BRI, sekarang saldo saya sudah cukup untuk membayar semahal apapun tarifnya #Belagu. Kemudian, ketika mobil yang saya order datang dan harus menempuh macet nyaris satu jam di dalam parkiran saja -iya, saya nggak bohong, macet di parkiran satu jam-, mobil sampai di pintu gerbang dan harus membayar parkir.

Rupanya, khusus parkiran di Gedung BRI, tidak bisa membayar pakai uang tunai, ataupun E-Toll apapun, hanya menerima pembayaran dengan kartu BRIZZI. Sang driver pun panik, karena ia tidak punya kartu BRIZZI. Dengan kalem dan superkul, saya pun mengeluarkan kartu BRIZZI yang baru saya dapatkan sebagai hadiah saat acara, dan saya sodorkan pada supirnya.

“Pakai kartu saya aja, Pak. Ada isinya 500ribu kok,”

Setelah saya duduk manis di dalam bus dan menempuh perjalanan pulang ke Bandung, saya mendadak berpikir, ngapain saya sebutkan jumlah saldonya ke supir OJOL ya? Saya pun garuk-garuk kepala sampai akhirnya saya tertidur karena kelelahan yang luar biasa.

Sekali lagi, saya ucapkan selamat atas peluncuran Aplikasi BRImo BRI, semoga makin banyak nasabah yang menggunakan aplikasi tersebut karena memang ini adalah salah satu aplikasi perbankan terkeren dan sangat layak digunakan oleh generasi Milenials seperti saya dan seluruh kaum muda ABG di Indonesia. #JanganProtes!

Info lebih lanjut, bisa cek di:

https://promo.bri.co.id/main/hotoffers/detail/download_brimo_sekarang___loginkeseruanmu.

About LygiaPecanduhujan

Check Also

Aplikasi Uzone, Baca Berita Tanpa Takut Kehilangan Kuota

www.lygiapecanduhujan.com – Kalau saya lagi nggak ada kerjaan, misalnya lagi nunggu transportasi online yang jemput, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *