Home / Beauty / Balada Sang Cireng

Balada Sang Cireng

Lygiapecanduhujan.com – “Sedia Payung Sebelum Hujan”. Dahulu, pepatah seperti itu sering sekali diajarkan saat saya masih sekolah, tapi entahlah sepertinya anak-anak jaman sekarang sudah tidak mempelajarinya lagi. Yang jelas, pribahasa itu berarti bahwa terkadang kita harus menyiapkan diri untuk berjaga-jaga, kalau-kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Begitulah kira-kira.

Hal ini saya alami juga dua bulan yang lalu. Suatu hari, saya mendapat buah tangan dari seorang sahabat berupa cireng kemasan. Yupz, cireng yang masih dalam kondisi mentah dan berbentuk bulat panjang berukuran lumayan besar. Cara mengolahnya, cireng harus diiris tipis dulu, kemudian digoreng. Sebelumnya, minyak dipanaskan dengan api besar, saat sudah panas sekali, kecilkan apinya dan masukkan cireng, demikian instruksi yang saya dapat ketika cireng tersebut diserahterimakan kepada saya. Okaylah, saya kan jago dan hobi banget masak. Gampanglah, pikir saya. secara, lumayan sering memang saya membuat cireng sendiri untuk konsumsi keluarga.

Saya masih ingat betul, pagi itu saya terburu-buru karena harus segera berangkat ke kantor. Sabtu pagi, saya punya jadwal rutin untuk meeting mingguan bersama team kerja. Kebetulan pula, anak-anak merengek agar saya menggoreng cireng itu untuk mereka sebelum pergi. Oke, Nak! Saya pun mengeluarkan sang cireng dari kulkas, mengirisnya tipis, setelah sebelumnya memanaskan dulu minyak goreng sesuai aturan. Kemudian, sambil bersiap berangkat, saya bolak balik mengecek penggorengan. Terdengar pelan suara cireng meletup-letup di dalam sana (saya memang menutup penggorengan itu agar saat cireng “meledak” minyaknya tidak terciprat kemana-mana). “Aman”, bisik saya senang. Kayaknya semua berjalan lancar nih.. cireng siap, anak-anak senang, emak bisa berangkat dengan tenang.

Kemudian, mendadak datanglah musibah itu. Saat saya hendak mengangkat cireng dari wajan, karena saya perhitungkan cireng pasti sudah matang dan siap ditiriskan. Saya buka perlahan-lahan tutup wajan dan langsung saya simpan di samping kompor. Tiba-tiba, ada satu cireng ukuran kecil yang meledak belakangan. Duaaaaarrrrr! aah entahlah, bunyinya pasti tak sehoror itu, namun tetap saja saya kaget setengah mati hingga tanpa sadar tangan saya yang memegang pencapit refleks terangkat ke belakang, namun pencapitnya menyenggol wajan hingga minyak mendidih tumpah seketika. saya yang panik berusaha menutupi wajah karena takut terciprat minyak hingga akhirnya justru kedua lengan saya yang jadi korbannya.

Kedua lengan saya mendadak terasa sangaaaaaat perih. Saya yang panik, tak tahu hendak minta tolong ke siapa. Anak-anak main di luar. Mamah lagi di warung, Abah juga entah di mana. Suami? mana suami … #Derita Emak Jomblo #Abaikan.

Mendadak, saya ingat payung yang selalu saya sediakan sebelum hujan. Lho, memangnya di luar rumah hujan? Bukaaan! Maksud saya, saya punya produk yang selalu tersedia di rumah untuk berjaga kalau ada kecelakaan darurat seperti ini. Produk apakah itu? Ayo tebaaak… yuk..

ODgkO5_PC092_nutrimoist_besar

Naaah, ini dia. Namanya Nutrimoist, produk perawatan kulit dari CNI. Dari dulu, memang keluarga saya setia sama produk-produk dari CNI. Di rumah, selalu ada stok pasta gigi CNI hingga Nutrimoist ini. Langsung, tanpa pikir panjang saya lari ke kamar dan mengaduk laci tempat saya biasa menyimpan Nutrimoist ini. Untung masih ada stok, Alhamdulillaaaah. Langsung saya oleskan ke seluruh luka bakar yang saya dapatkan dari ketumpahan minyak mendidih tadi. Nyesssss, rasanya perih-perih adem, tapi tak seperih hatiku kehilanganmu, syalalalala.. #LhaLangsungNyanyi. Eits, tapi jangan lupa yaaaa, kalau kamu ngalamin luka bakar kayak saya gini, sebelum diolesi salep atau obat apapun (atau cobain deh olesi Nutrimoist, manjur pisaaan) sebaiknya dibersihkan dulu dengan air ya ….

Berhubung saya harus langsung berangkat meeting, dan tidak mungkin saya mengenakan pakaian lengan pendek, jadi terpaksa, saya harus memakai perban di kedua tangan. Lebay? nggak juga. memang harusnya luka bakar dibiarkan terbuka, tapi kebayang dong, pergi naik ojeg, bawa barang banyak, luka bakar masih basah harus kena angin semilir yang menyakitkan? Hiks, setelah diolesi Nutrimoist, terpaksa saya tutup luka dengan tissue dan dibalut perban. Masa bodo nanti susah dibuka. yang penting saya bisa berangkat kerja.

Memang sih, saat pulang kerja dan membuka perban, rasanya sakiiit banget. saya harus pelanpelan membuka perban dan tissue dengan dibalur minyak dingin. Kemudian saya olesi kembali dengan Nutrimoist, baru saya bisa tidur sedikit nyenyak. Alhamdulillah, setelah sekian lama, luka bekas ketumpahan minyak panas itu sembuh tanpa menyisakan bekas yang terlalu parah. Tadinya saya ngeri membayangkan bagaimana jika kedua lengan saya kulitnya jadi cacat permanen karena bekas luka bakar itu?

Untung saya punya Nutrimoist dari CNI. Suer lho ya, ini bukan iklan. Hanya sekadar menceritakan pengalaman pribadi saja. Mungkin cocok untuk saya, tapi tidak cocok untuk yang lain. Tapi menurut saya, Nutrimoist bagus kok untuk digunakan siapa saja dan tidak ada efek sampingnya. Proses penyembuhannya juga termasuk cepat, juga bisa digunakan untuk apa saja. Harganya juga terjangkau, untuk ukuran 50gr, harganya Rp. 285.000 dan bisa lumayan lama dipakainya.

18195448_10208505408096054_243491229_o

Nih ya, berikut ini saya kutip penjelasan dari situs CNI langsung:

Mengapa Nutrimoist?
Karena, Nutrimoist adalah produk perawatan kulit berbentuk krim yang terbukti secara efektif mampu membantu menyembuhkan luka bakar pada kulit. Bukan hanya itu, Nutrimoist juga dapat mempertahankan kelembaban kulit dan memenuhi zat-zat gizi yang diperlukan kulit. Jadi, jika sel kulit Anda rusak, proses pertumbuhan sel barunya bisa berlangsung cepat.

(Saya jatuh hati sama Nutrimoist ini sejak lama, karena cara kerjanya yang bagi saya luar biasa. Bukan sekadar salep yang membantu menyembuhkan luka bakar, luka parut, atau luka memar lainnya, tapi Nutrimoist ini bakal langsung menyerap panas yang ada pada kulit yang luka. Jadi, kulit nggak keburu mengelupas. Ada kandungan antiseptiknya juga yang akan membunuh bakteri supaya tidak berkembang biak. Nah, setelah melakukan kedua tugas itu, Nutrimoist akan melakukan tugas selanjutnya, yaitu mempercepat peremajaan sel kulit. Tau dong, kalau luka bakar gitu kan kulit ari di permukaan mati dan tidak berfungsi nah nutrimoist ini akan membantu kulit pulih lebih cepat.  Lukanya jadi cepat sembuh. dia juga akan meresap sampai ke lapisan epidermis kulit. Woww mulia sekali kan tugas-tugasnya! -Lygia, red-)

Cara Kerja Nutrimoist

  • Menyerap panas pada kulit akibat luka bakar, melepuh atau bengkak karena sengatan serangga. Juga mencegah terjadinya pengelupasan kulit dan kulit terbakar.
  • Daya antiseptik Nutrimoist membunuh bakteri dan mencegah pengembangbiakannya.
  • Mempercepat peremajaan sel kulit sehingga penyembuhan luka menjadi lebih cepat.

Kehebatan Nutrimoist dalam merawat kulit disebabkan kandungan bahan-bahan alami yang diramu dari ekstrak empat tanaman langka Cina, yaitu: Panax ginseng, Polygonum cuspidatum, Polyganum multiflori, dan Angelica sinensis. Aman untuk semua jenis kulit!

Tuh kaaaan, Aman kan? Sejauh ini sih Nutrimoist aman dipakai oleh saya, Mamah, anak-anak juga. Kenapa saya selalu menyediakan stok Nutrimoist di rumah? karena Nutrimoist ini sangat membantu sekali terutama pada saat-saat seperti ketika saya atau anak-anak luka memar, luka parut, terpotong atau teriris (biasanya jari saya kalau lagi masak nih, maklum jari jempol semua), dan luka bakar. Segala luka-luka itu, mampu pulih seperti sediakala hanya dengan satu Nutrimoist saja. Keren kan?

Kalau luka hati? Jangan tanya saya atau CNI, tanya sama toko sebelah aja!

 

 

LUKA

Perhatikan, luka bakar saya bisa sembuh karena Nutrimoist, tapi luka hati saya karena menjomblo ya harus disembuhin sendiri doong! Hahahahahahaa …

Oh iya, kalau kamu penasaran pengen cobain pakai produk Nutrimoist dari CNI ini, bisa pesan langsung di online lho. meluncur aja ke Gerai CNI  ya.

About LygiaPecanduhujan

Check Also

cats

Mobil123.com: Cara Baru Jual-Beli Mobil dan Motor

Lygiapecanduhujan.com –  “Tahu nggak sih apa bedanya anak muda jaman dulu dengan anak muda jaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *